💠 KISAH WANITA CANTIK MISKIN TAAT IBADAH HIDUP SEBATANG KARA
🔵 Zaman dahulu ada seorang wanita cantik miskin taat ibadah hidup sebatang kara yang tinggal di rumah kecilnya.
🔵 Wanita cantik ini tinggal di desa yang populasi penduduknya sangat jarang bahkan rumah mereka satu dengan yang lainnya jaraknya sangatlah berjauhan. Rumah wanita cantik ini hanya dekat dengan rumah seorang lelaki muslim yang kikir dan genit terhadap perempuan. Sedangkan rumah penduduk yang lainnya jaraknya sangatlah berjauhan.
🔵 Suatu ketika, wanita cantik ini jatuh sakit, entah sakit apa yang dideritanya, sedangkan ia tidak memiliki uang dan semua bahan makanan yang ia miliki telah habis, sehingga dalam beberapa hari terakhir ia tidak makan.
🔵 Pada pagi harinya, wanita cantik ini merasa kelaparan dan membutuhkan pengobatan untuk dirinya. Hingga ia tidak punya pilihan selain meminta belas kasihan kepada tetangga lelaki yang kikir dan genit terhadap perempuan tersebut.
🔵 Maka pagi itu, karena sakit yang dideritanya, wanita cantik ini berjalan dengan sangat pelan menuju rumah tetangganya tersebut, dengan tujuan mohon pertolongannya minta makanan atau biaya pengobatan untuk dirinya.
🔵 Ketika wanita cantik ini telah sampai di depan rumah lelaki tersebut, ia mengetuk pintu rumah itu sambil mengucap salam.
🔵 Tak lama kemudian dibukalah pintu rumah itu oleh lelaki tersebut tanpa menjawab salam.
🔵 Wanita cantik ini merasa sedikit senang, karena pemilik rumah telah membukakan pintu rumah untuknya. Lalu wanita cantik ini menjelaskan kedatangannya, bahwa ia sedang sakit dan sedang kelaparan dan sangat membutuhkan pertolongan lelaki tersebut.
🔵 Mendengar penjelasan wanita cantik ini, lelaki tersebut malah terpesona dengan kecantikan wanita ini. Maka dalam hatinya terlintas ingin menolong wanita cantik ini, tapi dengan syarat wanita cantik ini harus menyerahkan terlebih dahulu tubuhnya kepada lelaki tersebut jika ingin mendapatkan pertolongannya.
🔵 Maka lelaki tersebut berkata : "Saya bersedia menolong kamu, asalkan kamu juga menolong saya dengan memuaskan syahwatku, apakah kamu bersedia ?"
🔵 Mendengar ucapan lelaki tersebut, wanita cantik ini merasa sangat kaget dan tidak percaya dengan ucapan lelaki tersebut.
🔵 Kemudian wanita cantik ini menjawab : "Ma'af Tuan, demi Allah yang telah menciptakan saya, Tuan dan seluruh alam semesta ini. Saya sangat membenci apa yang telah Tuan ucapkan tersebut, karena perbuatan yang Tuan ucapkan itu adalah perbuatan munkar dan termasuk dosa besar, karena saya dan Tuan bukanlah sepasang suami-istri. Jika pertolongan dari Tuan minta balasan dengan saya harus memenuhi syahwat Tuan, lebih baik saya tidak menerima pertolongan dari Tuan. Kalau Tuan tidak bersedia menolong saya dengan ikhlas dan tanpa imbalan, lebih baik saya pulang sekarang."
🔵 Maka setelah mengucapkan salam, wanita cantik ini kembali pulang ke rumahnya.
🔵 Kemudian besok paginya, karena tidak ada pilihan lain, wanita cantik ini kembali lagi pergi ke rumah lelaki tersebut dengan maksud dan tujuan yang sama, namun setelah wanita cantik ini bertemu dengan lelaki tersebut, ia mendapat jawaban yang sama dengan hari kemarin. Kejadian ini berlangsung sampai 2x dalam 2 hari.
🔵 Hingga memasuki hari ketiga wanita cantik ini yang dalam keadaan sakit, ia tidak putus asa. Ia kembali berjalan kaki dengan pelan dan terlihat sangat lemas sekali, hingga beberapa kali ia harus berhenti sejenak, dengan harapan tiada henti, wanita cantik ini tetap pergi ke rumah lelaki tersebut. Dan setelah bertemu dengan lelaki tersebut ia kembali menjelaskan kedatangannya yaitu dengan maksud dan tujuan yang sama seperti hari sebelumnya.
🔵 Maka lelaki tersebut berkata : "Karena kamu sudah beberapa kali datang ke sini minta pertolongan, baiklah, saya akan memberimu pertolongan dengan sedikit uang dan beberapa makanan tanpa saya minta imbalan apapun darimu."
🔵 Setelah mendengar penjelasan dari lelaki tersebut, wanita cantik ini merasa sangat senang sekali. Lalu wanita cantik ini berkata : "Apakah benar Tuan bersedia menolong saya tanpa meminta imbalan apapun dari saya ? Dan apakah Pertolongan Tuan ini ikhlas dan murni karena mengharap ridho dari Allah ?
🔵 Lelaki tersebut menjawab : " Ya benar, saya ikhlas dan ridho karena Allah, semua pertolongan ini saya tidak mengharap imbalan apapun darimu".
🔵 Lalu wanita cantik ini berdo'a : "Ya Allah, terimalah sedekah dari Tuan ini dan jadikanlah pahala sedekahnya ini sebagai naungannya di akhirat kelak, aamiin."
🔵 Mendengar do'a dari wanita cantik ini, hati lelaki tersebut tersentuh dan merasa iba.
🔵 Maka setelah wanita cantik ini selesai membaca do'a, lelaki tersebut memberikan amplop berisi uang, beberapa makanan dan minuman yang sudah siap dikonsumsi kepada wanita cantik ini.
🔵 Namun ketika kedua tangan wanita cantik ini hendak menerima dan menyentuh amplop dan beberapa makanan tersebut, wanita cantik ini tiba-tiba jatuh pingsan hingga menghembuskan nafas terakhirnya di depan lelaki tersebut,"Innalilahi wa innailaihi raji'un", ucap lelaki tersebut.
🔵 Alangkah terkejutnya lelaki tersebut, ketika ia melihat wanita cantik ini pingsan hingga menghembuskan nafas terakhirnya di hadapannya.
🔵 Sontak lelaki tersebut merasa sangat menyesal sekali hingga lelaki tersebut menangis, karena ia menyia-nyiakan wanita cantik taat ibadah ini yang sudah beberapa kali minta pertolongannya, namun ia beberapa kali enggan menolong wanita cantik ini hingga wanita cantik ini menemui ajalnya.
🔵 Setelah kejadian ini, lelaki tersebut bertaubat kepada Allah, memohon pengampunan dosa karena ia tidak berbuat baik kepada wanita cantik ini dan ia telah mengabaikan orang yang sangat membutuhkan pertolongannya.
🔵 Demikianlah kisah wanita cantik miskin taat ibadah yang berakhir menemui ajalnya dikarenakan tidak mendapatkan pertolongan dari tetangga dekatnya.
🔵 Sebagai seorang muslim wajib berbuat baik kepada tetangganya, seperti firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala, yang artinya :
📖 "Dan sembahlah Allah serta jangan menyekutukan sesuatu dengan-Nya. Juga berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat, tetangga yang jauh, teman seperjalanan, sepekerjaan, sesekolah dan lain-lain - orang yang dalam perjalanan dan - lalu kehabisan bekal -hamba sahaya yang menjadi milik tangan kananmu. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri."
📔 {QS. An-Nisa' (4): Ayat 36}
🔵 Sedangkan Nabi Muhammad Rasulullah ﷺ bersabda,
🔵 Hadits ini dari 'Amrah dari Aisyah radliallahu 'anha dari Nabi ﷺ beliau bersabda :
📖 "Jibril senantiasa mewasiatkanku untuk berbuat baik terhadap tetangga sehingga aku mengira tetangga juga akan mendapatkan harta waris."
📔 {HR.Shahih al Bukhari : No.5555}
✅ Derajat hadits ini shahih
🔵 Semoga kisah ini menyadarkan kita semua, betapa pentingnya menjaga hubungan baik dan tolong menolong dengan tetangga kita.
🔵 Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, hamba dan semua orang yang telah membaca kisah ini, memohon kepada-Mu :
➡️ Limpahkan rahmat-Mu kepada kami.
➡️ Jauhkanlah kami dari perbuatan munkar dan kikir.
➡️ Ampunilah segala dosa kami yang Engkau lebih mengetahui daripada kami.
➡️ Jauhkanlah kami dari azab kubur dan azab neraka, aamiin.
🕌 Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokaatuh.
Semoga Allah SWT selalu memberikan Anda dan Keluarga semuanya kesehatan, kebahagiaan, keluarga yg sakinah mawadah warohmah, kemudahan dalam segala urusan, rezeki yg banyak dan barokah, ilmu yg bermanfaat, sukses dunia akhirat, selalu dlm lindungan Allah SWT dimana pun kalian semua berada. Aamiin ya rabbal alamin 🙏
Tidak ada komentar:
Posting Komentar